MATERİ VI PKKMB 2023 HARI KEDUA - Pancasila sebagai dasar pembangunan Indonesia Emas



 Pemateri : Ema Umiyyatul Chusnah,

S.T., M.M.Pd (MKRI)


Aktivitas

• Anggota DPR RI Komisi IV (2019- 2024)

• Mentor Manajemen Pengelolaan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak)


Pengalaman Organisasi

•Wakil Sekretaris PC Muslimat NU Jombang •Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NUJombang 

•Anggota DPRD Kab. Jombang


Tetaplah semangat  kalian adalah pelopor untuk kemajuan bangsa, tetap teguh sehingga bisa aktif organisasi Nahdliyyin


Bapak mukarrim


Pengukuhan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas

Bonus & Tantangan Menuju Indonesia Emas

Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa Indonesia sedang menerima bonus demograf dengan besarnya jumlah pendu duk yang pada masa usia produktif yaitu 15 hingga 64 tahun meningkat. Bonus demografi ini akan memuncak sekitar pada tahun 2030 dimana komposisi penduduk Indonesia pada tahun tersebut akan didominasi oleh kelompok usia produktif.

Tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam memper siapkan bonus demografi ini juga cukup besar Salah satunya adalah masuknya paham radikalisme & ideologi anti Pancasila di Indonesia


Yang harus dilakukan..

Menggali kembali makna nilai-nilai dari Pancasila sebagai pondasi dan semangat awal untuk memerangi radikalisme dan menuju Indonesia emas 2045.

Selain itu, pendalaman karakter manusia Indonesia yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila akan menjadi tameng yang cukup kuat untuk menangkal paham paham radikalisme.



Pancasila dan Pembangunan

• Pada hakikatnya Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional mengandung arti bahwa segala aspek pembangunan harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila

• Pembangunan Nasional adalah untuk menusia Indonesia, di mana manusia secara kodratnya memiliki kedudukan sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

•Manusia tidak hanya mengejar kepentingan pribadi tetap! juga memperhatikan kepentingan masyarakat, manusia tidak hanya mengutamakan tercapainya kebutuhan material tetapi juga kebahagiaan spritual.




Pancasila dan Pembangunan (Cont...)

Manusia memiliki fungsi monodualistis, tidak hanya mengejar kepentingan dunia tetapi mendapatkan kebahagiaan di akhirat kelak.

Oleh sebab itulah pembangunan nasional hendaklah menwujudkan tujuan tersebut.

Keberhasilan manusia mencapai tujuan dan hakekat hidupnya untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin maka manusia menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Sila-sila demi sila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan Iptek.


Kedudukan Pancasila Dalam Pembangunan Nasional

1. Pancasila harus menjadi kerangka kognitif dalam identifikasi diri sebagai bangsa.

2. Pancasila sebagai landasan pembangunan nasional.

3. Pancasila merupakan arah pembangunan nasional.

4. Pancasila merupakan etos pembangunan nasional.

5. Pancasila sebagal moral pembangunan.


Pembangunan Dalam Perspektif Pancasila

Pembangunan yang arah nilai-nilai kemanusiaan sebagal "core values"

Pancasila sebagai konfigurasi budaya bangsa merupakan nila nila budaya incore values) yang harus dijabarkan dan dikembangkan dalam sejumlah nilai dan pranata social sejalan dengan perkembangan masyarakat, kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan.

Kelima nilai-nilai inti secara terpadu menjadikan rujukan dalam perkembangan pranata social dan pola tingkah laku segenap warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif.


Peran Nahdlatul Ulama dalam Membangun Moralitas Bangsa Menuju Indonesia Emas

      Nasionalisme kemanusiaan yang dikembangkan oleh Nahdlatul Ulama ialah paham kebangsaan yang memberikan pengakuan kepada seluruh elemen bangsa yang terdiri atas suku, agama, ras, dan antar golongan yang berbeda untuk berpartisipasi aktif dalam melaksanakan hak dan kewajiban berdasarkan Pancasila.

      Nasionalisme kemanusiaan diwujudkan melalui kegiatan dakwah dan pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dalam meneguhkan dan menyebarkan pemahaman aswaja sebagai pilar penguatan adpatasi, integrasi, pencapaian tujuan dan pemeliharaan tatanan sebagai bangsa yang berdaulat.

    Dalam mengimplementasikan nasionalisme kemanusiaan, Nahdlatul Ulama menerapakan prinsip dasar yaitu tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleran), tawasut (moderat), dan i'tidal (adil) dalam berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME MATERI III PKKBM 2023 HARI PERTAMA - Indonesia Emas (mandiri dan bersatu dalam nilai gotong royong yang berintegritas)

MATERI VII PKKMB 2023 HARI KEDUA - Sosialisasi Learning Management System dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk Kesiapan Pendidikan Berbasis Digital di Unusa

Resume Materi I PKKMB 2023 Hari pertama - Mahasiswa Unusa dalam GenerasiAswaja An-Nahdliyah